PAI dan BP Kelas VII BAB 3
Salat dan Zikir sebagai Pencegah Perbuatan Keji dan Munkar
Login Murid
Login Guru
Selamat Datang,
Dashboard Guru
Daftar Nilai Murid
| No | Nama | Kelas | Level Tercapai | Benar | Salah | Nilai | Detail |
|---|
Detail Jawaban Murid
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
- Menjelaskan hakikat salat dan zikir sebagai pencegah perbuatan keji dan munkar.
- Membuat karya berupa quote yang mengandung isi bahwa salat dan zikir dapat mencegah perbuatan keji dan munkar.
- Mengamalkan salat lima waktu dan zikir secara konsisten sehingga dapat mencegah perbuatan keji dan munkar.
Materi Pembelajaran
1. Hakikat Salat dan Zikir
A. Pengertian Salat
Salat secara bahasa berarti doa. Sedangkan secara istilah, salat adalah ibadah yang terdiri dari perkataan dan perbuatan tertentu yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam dengan syarat dan rukun tertentu. Salat merupakan rukun Islam yang kedua dan menjadi tiang agama.
Allah Swt. berfirman dalam Q.S. Al-Ankabut/29: 45:
Artinya: "Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (salat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."
B. Pengertian Zikir
Zikir secara bahasa berarti mengingat. Sedangkan secara istilah, zikir adalah mengingat Allah Swt. dengan cara menyebut dan memuji nama-Nya, baik dengan lisan, hati, maupun perbuatan. Zikir dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, baik setelah salat maupun di waktu-waktu lainnya.
Allah Swt. berfirman dalam Q.S. Ar-Ra'd/13: 28:
Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."
2. Salat dan Zikir sebagai Pencegah Perbuatan Keji dan Munkar
A. Makna Perbuatan Keji (Al-Fahsya') dan Munkar
Al-Fahsya' (Perbuatan Keji): Segala perbuatan yang sangat buruk dan melampaui batas yang dapat merusak diri sendiri dan orang lain, seperti zina, mencuri, membunuh, dan sebagainya.
Al-Munkar: Segala perbuatan yang bertentangan dengan syariat Islam dan tidak dibenarkan oleh akal sehat serta norma masyarakat, seperti berbohong, menipu, mengadu domba, dan sebagainya.
B. Bagaimana Salat Mencegah Perbuatan Keji dan Munkar
-
Membangun Kesadaran akan Kehadiran Allah:
Ketika seseorang salat dengan khusyuk, ia menyadari bahwa Allah Swt. selalu mengawasinya. Kesadaran ini akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari sehingga ia akan berhati-hati dalam bertindak.
-
Membentuk Disiplin dan Konsistensi:
Salat lima waktu yang dilakukan secara tepat waktu akan membentuk kedisiplinan dan konsistensi dalam diri seseorang. Sifat ini akan membantu mengendalikan diri dari perbuatan buruk.
-
Menyucikan Jiwa:
Salat yang dilakukan dengan benar akan menyucikan jiwa dari sifat-sifat tercela dan mengisinya dengan sifat-sifat terpuji.
-
Mengingatkan pada Nilai-nilai Moral:
Bacaan dalam salat seperti Al-Fatihah dan surat-surat lainnya mengandung nilai-nilai moral yang mengingatkan kita untuk berbuat baik dan menjauhi keburukan.
-
Memberikan Ketenangan Jiwa:
Salat memberikan ketenangan jiwa sehingga seseorang tidak mudah terprovokasi untuk melakukan perbuatan buruk.
C. Bagaimana Zikir Mencegah Perbuatan Keji dan Munkar
-
Menjaga Hati Tetap Bersih:
Zikir yang dilakukan secara konsisten akan menjaga hati tetap bersih dari keinginan berbuat buruk.
-
Menumbuhkan Kesadaran Spiritual:
Zikir menumbuhkan kesadaran spiritual yang tinggi sehingga seseorang akan selalu merasa dekat dengan Allah Swt.
-
Menenangkan Pikiran:
Zikir menenangkan pikiran sehingga seseorang dapat berpikir jernih dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan yang dapat mengarah pada perbuatan buruk.
-
Menguatkan Iman:
Zikir menguatkan iman seseorang sehingga ia memiliki benteng yang kuat untuk melawan godaan berbuat buruk.
-
Mengisi Waktu dengan Kebaikan:
Dengan berzikir, waktu seseorang akan terisi dengan kebaikan sehingga tidak ada kesempatan untuk melakukan perbuatan buruk.
3. Waktu dan Tata Cara Salat Lima Waktu
1. Salat Subuh
Waktu: Mulai dari terbitnya fajar shadiq (cahaya putih yang menyebar di ufuk timur) hingga terbitnya matahari.
Jumlah Rakaat: 2 rakaat
2. Salat Zuhur
Waktu: Mulai dari tergelincirnya matahari dari tengah langit hingga bayangan suatu benda sama panjang dengan bendanya.
Jumlah Rakaat: 4 rakaat
3. Salat Asar
Waktu: Mulai dari bayangan suatu benda lebih panjang dari bendanya hingga terbenamnya matahari.
Jumlah Rakaat: 4 rakaat
4. Salat Magrib
Waktu: Mulai dari terbenamnya matahari hingga hilangnya cahaya merah di ufuk barat.
Jumlah Rakaat: 3 rakaat
5. Salat Isya
Waktu: Mulai dari hilangnya cahaya merah di ufuk barat hingga terbitnya fajar shadiq.
Jumlah Rakaat: 4 rakaat
Tata Cara Salat
- Berdiri tegak menghadap kiblat (bagi yang mampu)
- Niat salat sesuai dengan salat yang akan dikerjakan
- Takbiratul ihram (mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan "Allahu Akbar")
- Membaca doa iftitah
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat atau ayat Al-Quran (pada rakaat pertama dan kedua)
- Rukuk dengan tuma'ninah (tenang)
- I'tidal (bangkit dari rukuk) dengan tuma'ninah
- Sujud dengan tuma'ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah
- Sujud kedua dengan tuma'ninah
- Duduk tasyahud awal (pada rakaat kedua)
- Duduk tasyahud akhir
- Salam
4. Bacaan Zikir dan Waktu yang Dianjurkan
Zikir Setelah Salat
- Membaca Istighfar 3x: أَسْتَغْفِرُ اللهَ (Astaghfirullah)
- Membaca: اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ
- Membaca Tasbih 33x: سُبْحَانَ اللهِ (Subhanallah)
- Membaca Tahmid 33x: الْحَمْدُ لِلَّهِ (Alhamdulillah)
- Membaca Takbir 33x: اللهُ أَكْبَرُ (Allahu Akbar)
- Membaca: لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
- Membaca Ayat Kursi
Zikir Pagi dan Petang
- Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing 3x
- Membaca: أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ (untuk pagi) atau أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ (untuk petang)
- Membaca Sayyidul Istighfar
- Membaca doa perlindungan dari kejahatan
Zikir dalam Keadaan Apapun
- Tasbih: سُبْحَانَ اللهِ (Subhanallah)
- Tahmid: الْحَمْدُ لِلَّهِ (Alhamdulillah)
- Tahlil: لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ (Laa ilaaha illallah)
- Takbir: اللهُ أَكْبَرُ (Allahu Akbar)
- Hauqalah: لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ (Laa haula wa laa quwwata illa billah)
5. Contoh Quote tentang Salat dan Zikir sebagai Pencegah Perbuatan Keji dan Munkar
"Salat adalah benteng yang melindungi kita dari perbuatan keji dan munkar. Semakin kokoh benteng itu, semakin kuat perlindungannya."
"Zikir adalah obat hati yang resah. Hati yang tenang tidak akan mudah terjerumus dalam kemaksiatan."
"Salat bukan sekadar ritual, tetapi komunikasi dengan Allah yang membersihkan jiwa dari kecenderungan berbuat buruk."
"Ketika lidah sibuk berzikir, hati akan tenang dan pikiran akan jernih. Dalam ketenangan itu, tidak ada tempat untuk perbuatan keji dan munkar."
"Salat dan zikir adalah dua sayap yang mengangkat kita terbang tinggi menjauhi lumpur kemaksiatan."
"Jika salat dan zikir menjadi kebiasaan, maka berbuat baik juga akan menjadi kebiasaan."
6. Hikmah Mengamalkan Salat dan Zikir secara Konsisten
-
Meningkatkan Ketakwaan:
Salat dan zikir yang dilakukan secara konsisten akan meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt.
-
Membentuk Karakter yang Baik:
Salat dan zikir membentuk karakter yang baik seperti disiplin, jujur, sabar, dan rendah hati.
-
Memberikan Ketenangan Jiwa:
Salat dan zikir memberikan ketenangan jiwa sehingga tidak mudah stres dan terhindar dari penyakit mental.
-
Meningkatkan Konsentrasi:
Salat dan zikir yang khusyuk dapat meningkatkan konsentrasi dalam belajar dan bekerja.
-
Menjaga dari Perbuatan Tercela:
Salat dan zikir menjaga dari perbuatan tercela karena selalu merasa diawasi oleh Allah Swt.
-
Mempererat Hubungan dengan Allah:
Salat dan zikir mempererat hubungan dengan Allah Swt. sehingga merasa dekat dengan-Nya.
-
Mendapatkan Pertolongan Allah:
Orang yang rajin salat dan zikir akan mendapatkan pertolongan Allah Swt. dalam menghadapi kesulitan.
-
Meningkatkan Kualitas Hidup:
Salat dan zikir meningkatkan kualitas hidup karena hidup menjadi lebih terarah dan bermakna.
Evaluasi
Ujian terdiri dari 5 level dengan masing-masing 5 soal. Kerjakan dengan teliti!
Hasil Evaluasi
Selamat , kamu telah menyelesaikan evaluasi!
Level Tercapai
0
Jawaban Benar
0
Jawaban Salah
0
Nilai Akhir
0
Tentang Pembuat
Asep Saefullah
Guru PAI SMP Kab Bekasi
No. WA: 087703081979
Email: asepsaefullah38@guru.smp.belajar.id
Media pembelajaran ini dibuat untuk membantu siswa kelas VII dalam mempelajari materi PAI dan BP BAB 3 tentang Salat dan Zikir sebagai Pencegah Perbuatan Keji dan Munkar.